
Manufaktur & FMCG
PT Bumi Menara Internusa
Lowongan ini sudah ditutupDeadline 8 Sep 2026
Tayang 6 Sep 2026 ยท Dilihat 2.318 kali
Posisi yang dibuka
- Penempatan
- Kota Surabaya, Kabupaten Malang, Kota Malang, Kabupaten LamonganSurabaya, Malang, Lamongan, Lampung
- Pendidikan
- S1
- Pengalaman
- Fresh graduate boleh melamar
- Kontrak
- Magang / Internship
Kualifikasi
- Finance & Accounting
- SCM Operational
- Logistic Support
- Information & Technology (IT)
- Procurement
- Export - Import
- Food Safety & Quality Management System (FSQMS)
- QA Packaging
- Management System
- Talent Acquisition
- People Development
- HR Operation
- General Affair
- Data Analyst
- Mandarin Speaker
- Internal Audit
- Quality Assurance
- Quality Control
- Teknik
- Produksi
- Cold Chain Operation
- Kawasan Berikat
- Production Planning & Inventory Control (PPIC)
Job description
- ๐ Penempatan: Surabaya | Malang | Lamongan | Lampung
- ๐ Periode Pendaftaran: 3 โ 8 September 2026
- ๐ฑ Masa Magang: 21 September 2026 โ 20 Maret 2027
Tentang PT Bumi Menara Internusa
PT Bumi Menara Internusa atau disingkat BMI berdiri sejak tahun 1989 di Surabaya, Jawa Timur. BMI adalah salah satu perusahaan perikanan terbesar di Indonesia dengan kapasitas produksi lebih dari 72 ton per hari. Produk utama dari BMI, ikan laut (yellow fin tuna, red snapper, emperor fish, grouper, parrot fish), kepiting (pasteurized, chilled, frozen), chepalopod (cumi, gurita, cuttlefish), dan produk hasil olahan ikan yang telah diolah dengan berbagai jenis proses (breaded, marinated, coated, customer processing, pre-fried, fried). BMI memiliki 16 processing plant yang tersebar di seluruh Indonesia, dua diantaranya terletak di Surabaya Margomulyo dan Lamongan Panglima Sudirman. Sebagai perusahaan pengolahan produk perikanan, menjadi suatu kewajiban dalam pemenuhan standar proses pengolahan yang harus steril dan higienis, sehingga mampu menghasilkan produk yang berkualitas tinggi. BMI telah tersertifikasi BRC, GMP, HACCP, MSC Chain of Custody, yang sesuai dengan regulasi perikanan di Indonesia maupun memenuhi kualifikasi ekspor perikanan ke berbagai negara. Selain sertifikasi yang sesuai dengan standar internasional, BMI telah mengadopsi teknologi dalam proses bisnisnya menggunakan SAP. Kemajuan teknologi diikuti oleh BMI agar mampu memberikan kualitas produk yang baik, distribusi yang merata, dan praktik perikanan yang sesuai dengan regulasi.