
Manufaktur & FMCG
PT Indopack Printing
Lowongan ini sudah ditutup
Tayang 24 Agu 2025 · Dilihat 922 kali
PPIC Staff
- Penempatan
- Kabupaten Nganjuk
- Pendidikan
- S1
- Pengalaman
- Minimal 2 tahun
- Bidang pekerjaan
- Logistik, Supply Chain & Ekspor-Impor
Kualifikasi
- Min. S1 Teknik Industri/Manajemen atau yang relevan
- Pengalaman min. 2 tahun di PPIC/Inventory Control (lebih disukai di industri job order)
- Memahami MRP, FIFO, safety stock & sistem perencanaan produksi
- Menguasai Ms. Excel & ERP (SAP/Accurate/atau sejenis)
- Teliti, analitis, komunikatif, dan mampu berkoordinasi dengan baik
Job description
- Mengelola & mengawasi persediaan material, WIP, dan barang jadi.
- Melakukan stock opname rutin dan analisa selisih stok.
- Membuat laporan keluar-masuk barang serta posisi stok secara akurat.
- Menerapkan sistem FIFO/FEFO untuk menjaga kualitas material.
- Mengoptimalkan level inventory sesuai kebutuhan produksi & safety stock.
- Memastikan data inventory pada sistem/ERP selalu up to date.
- Placement: Nganjuk (Jawa Timur)
Tentang PT Indopack Printing
PT Indopack Printing adalah perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang percetakan dan produksi kemasan kertas, khususnya dalam teknik cetak offset. Didirikan pada Januari 2017, perusahaan ini berlokasi di Nganjuk, Jawa Timur, dan memiliki fasilitas produksi seluas 22.558 m² dengan luas bangunan 18.072 m². PT Indopack Printing mengkhususkan diri dalam produksi kemasan berbahan duplex, art paper, ivory, dan jenis kertas lainnya, melayani berbagai kebutuhan industri seperti makanan, kosmetik, dan produk konsumen lainnya. Dalam upaya menjaga standar kualitas tinggi, PT Indopack Printing telah memperoleh sertifikasi ISO 9001:2015 sejak Maret 2018 dan sertifikasi FSC (Forest Stewardship Council) sejak Agustus 2022. Perusahaan juga berpartisipasi dalam program Global Security Verification serta audit etika dan sosial sebagai anggota Sedex. Dengan kapasitas produksi hingga 1.000 metrik ton per bulan, perusahaan ini melayani klien domestik dan internasional, termasuk dari Amerika Serikat, Kanada, Australia, Singapura, serta negara-negara Eropa seperti Swedia dan Jerman.