
Manufaktur (Pupuk)
PT Petrokimia Gresik
Deadline 4 Nov 2026· 4 hari lagi
Tayang 31 Okt 2026 · Dilihat 2 kali
PROGRAM PEMAGANGAN NASIONAL KEMENTERIAN KETENAGAKERJAAN (MagangHub)
- Penempatan
- Kabupaten GresikKebomas
- Pendidikan
- S1
- Pengalaman
- Fresh graduate boleh melamar
- Kontrak
- Magang / Internship
- Bidang pekerjaan
- Administrasi Umum
Kualifikasi
- Fresh graduate dengan maksimal 1 tahun sejak tanggal kelulusan/ijazah saat mendaftar (untuk sertifikat profesi maksimal 2 tahun dari ijazah).
- Tidak sedang terikat dengan Program Magang di institusi lain
- Terdaftar pada maganghub.kemnaker.go.id
- Memiliki semangat dan motivasi untuk belajar
- Bersedia mengikuti program secara penuh selama 6 (enam) bulan
Info tambahan
Program Studi:
- Administrasi Bisnis
- Administrasi Perkantoran
- Agribisnis
- Agroteknologi
- Akuntansi
- Bisnis Digital
- DKV
- Hukum
- Ilmu Komunikasi
- K3
- Kimia
- Manajemen Pemasaran
- Perikanan
- Sistem Informasi
- Statistika
- Teknik Arsitektur
- Teknik Elektro
- Teknik Fisika
- Teknik Geomatika
- Teknik Industri
- Teknik Informatika
- Teknik Kimia
- Teknik Lingkungan
- Teknik Mesin
- Teknik Sipil
Jadwal:
- Pendaftaran: 31 Oktober - 4 November 2026
- Seleksi TKD: 5 November 2026
- Seleksi Wawancara: 6 November 2026
- Pengumuman: 13 November 2026
Tentang PT Petrokimia Gresik
PT Petrokimia Gresik adalah anak usaha Pupuk Indonesia yang bergerak di bidang produksi pupuk. Hingga akhir tahun 2021, luas pabrik milik perusahaan ini di Gresik mencapai 500 hektar dengan total kapasitas produksi pupuk mencapai 5 juta ton. Pabrik tersebut juga dilengkapi dengan dermaga yang dapat disinggahi oleh kapal dengan bobot mati mencapai 60.000 DWT. Setelah mendirikan PT Pupuk Sriwidjaja untuk membangun pabrik pupuk di Palembang pada tahun 1959, pemerintah Indonesia mulai mengkaji kemungkinan membangun pabrik pupuk di daerah lain. Biro Perancang Negara lalu mengusulkan pembangunan pabrik pupuk di Kabupaten Surabaya. Pada tahun 1960, Proyek Petrokimia Surabaya pun ditetapkan sebagai proyek prioritas dalam Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana Tahap I (1961–1969). Kontrak pembangunan proyek tersebut lalu diteken pada tanggal 10 Agustus 1964 dan pembangunan pun dimulai pada tanggal 8 Desember 1964. Pada tahun 1971, Proyek Petrokimia Surabaya dijadikan modal untuk mendirikan sebuah perusahaan umum (Perum) dengan nama Perum Petrokimia Gresik. Pabrik Petrokimia Gresik kemudian diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 10 Juli 1972 dan mulai memproduksi pupuk urea berbasis minyak bumi. Pada tahun 1994, perusahaan ini beralih memproduksi amoniak dan urea berbasis gas alam. Pada tahun 1997, pemerintah menyerahkan mayoritas saham perusahaan ini ke Pupuk Sriwidjaja sebagai bagian dari upaya untuk membentuk holding BUMN yang bergerak di bidang produksi pupuk. Pada tahun 2000, perusahaan ini mulai mengoperasikan pabrik pupuk NPK pertama di Indonesia. Pada tahun 2005, perusahaan ini mulai memproduksi pupuk organik dengan merek Petroganik. Pada tahun 2008, perusahaan ini mulai mengoperasikan pabrik pupuk ZK, pabrik pupuk NPK granulasi, dan pabrik pupuk NPK kustom. Pada tahun 2009, perusahaan ini meluncurkan sejumlah varian pupuk hayati dengan merek Petro Chick, Petro BioFeed, dan Petro Fish. Pada tahun 2015, perusahaan ini membuka gerai PetroMart di sepuluh daerah di Jawa Timur. Pada tahun 2016, perusahaan ini meluncurkan pupuk Phonska Plus sebagai solusi untuk kurangnya unsur zinc pada lahan pertanian di Indonesia. Pada tahun 2018, perusahaan ini mulai mengoperasikan pabrik Amoniak-Urea II. Pada tahun 2020, perusahaan ini mulai mengoperasikan pabrik surfaktan dan meluncurkan pupuk organik cair dengan merek Phonska OCA.