
Engineering & Konstruksi Sipil
PT Petrosea Tbk
Lowongan ini sudah ditutupDeadline 9 Feb 2025
Tayang 27 Jan 2025 · Dilihat 966 kali
1.GRADUATE DEVELOPMENT PROGRAM (GDP)
- Penempatan
- Seluruh Indonesia
- Pendidikan
- S1
- Pengalaman
- Fresh graduate boleh melamar
- Kontrak
- Karyawan tetap (PKWTT)
Kualifikasi
- General Requirements :
- Have minimum GPA 3.30 out of 4.00 of grade scale
- Have minimum 480 for TOEFL/TOEIC score or 5.5 for IELTS Score
- Self-motivated, good interpersonal, and communication skills
- Committed to learn and actively participated in the full program
- Proficient in Ms. Office and English, written and verbal
- Willing to work in all Petrosea site location all over Indonesia
2.Graduate Development Program – Legal
- Penempatan
- Seluruh Indonesia
- Pendidikan
- S1
- Pengalaman
- Fresh graduate boleh melamar
- Kontrak
- Karyawan tetap (PKWTT)
- Bidang pekerjaan
- Komunikasi & Hukum
Kualifikasi
- Catatan Penting:
- Pelamar hanya bisa mendaftar online melalui link yang sudah tertera.
- Tidak menerima berkas lamaran hardcopy.
- Hanya pelamar yang memenuhi syarat yang akan diproses dan dihubungi untuk melanjutkan tahap rekrutmen selanjutnya.
- Sumber Lowongan
Job description
- Min. Bachelor Degree (S1) from Legal with maximum graduated in 2022.
Tentang PT Petrosea Tbk
PT Petrosea Tbk atau dikenal sebagai Petrosea adalah perusahaan swasta nasional terkemuka yang bergerak di bidang kontrak pertambangan & EPC (Engineering, Procurement, Construction). Didirikan pada tahun 1972, Petrosea telah berpengalaman cukup luas dalam dunia tambang (baik itu tambang mineral dan migas). Pada awal berdirinya, perusahaan bernama PT Petrosea International Indonesia. Petrosea resmi menjadi perusahaan dengan status Tbk setelah melakukan IPO di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya (saat ini Bursa Efek Indonesia) pada tahun 1990. Sejak itu, nama perusahaan berganti menjadi PT Petrosea Tbk. Petrosea adalah perusahaan pertama yang melakukan operasionalisasi tambang batubara bersama PT Kaltim Prima Coal di Kalimantan Timur pada tahun 1991 dengan kapasitas 2,2 juta ton per tahun.