
Kesehatan
Rumah Sakit Fathma Medika
Lowongan ini sudah ditutupDeadline 16 Mei 2025
Tayang 14 Mei 2025 · Dilihat 663 kali
Staff Filling
- Penempatan
- Kabupaten GresikGresik (Manyar)
- Pendidikan
- SMA/SMK
- Pengalaman
- Fresh graduate boleh melamar
Kualifikasi
- Pendidikan SMA/SMK/sederajat
- Diutamakan Laki-laki
- Mampu bekerja secara tim maupun individu
- Ramah dan komunikatif
- Mampu mengoperasikan Microsoft Office
- Bersedia bekerja dengan sistem shift
- Siap bergabung segera
Tentang Rumah Sakit Fathma Medika
RS Fathma Medika adalah rumah sakit umum swasta yang berlokasi di Jl. Raya Pendopo No. 45, Sembayat, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Diresmikan pada 23 Februari 2014 oleh Bupati Gresik, rumah sakit ini berada di bawah naungan PT Hidup Makmur Sejahtera dan telah ditetapkan sebagai Rumah Sakit Umum Kelas C melalui Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.02.03/I/0531/2015. Dengan luas lahan sekitar 25.000 m² dan bangunan seluas 14.831 m², RS Fathma Medika memiliki kapasitas 104 kamar rawat inap dan didukung oleh lebih dari 350 tenaga medis dan non-medis, termasuk 41 dokter (27 spesialis, 12 umum, dan 2 dokter gigi). Rumah sakit ini menyediakan berbagai layanan kesehatan, termasuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam, laboratorium, radiologi (USG, rontgen), farmasi, serta layanan rawat jalan dan rawat inap. Poliklinik yang tersedia meliputi Poli Anak, Penyakit Dalam, Bedah, Obgyn, Jantung, Paru, Saraf, THT, Kulit, Urologi, Orthopedi, Rehabilitasi Medik, Gigi, Gizi, dan Medical Check-Up. RS Fathma Medika juga aktif dalam program sosial seperti operasi katarak gratis dan layanan ambulans gratis untuk masyarakat. Dengan visi menjadi "Rumah Sakit Rahmatan Lil'alamin yang memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Gresik dan sekitarnya," RS Fathma Medika berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, aman, dan berfokus pada keselamatan pasien. Selama tahun 2024, rumah sakit ini telah melayani lebih dari 43.000 pasien rawat jalan dan 5.700 pasien rawat inap, dengan kasus hipertensi dan demam berdarah dengue (DBD) sebagai diagnosis terbanyak.