
Pertambangan & Migas
SKK Migas
Lowongan ini sudah ditutup
Tayang 14 Feb 2025 · Dilihat 776 kali
General Affairs Intern
- Penempatan
- Kota Administrasi Jakarta Selatan
- Pendidikan
- D3, S1
- Pengalaman
- Fresh graduate boleh melamar
- Kontrak
- Magang / Internship
- Bidang pekerjaan
- Human Resources
Kualifikasi
- Fresh graduate or maximum up to 6 months work experience
- Diploma or Bachelor's degree in Business Administration, Management, Accounting, or any related field
- Key Skills:
- Software proficiency: Microsoft Office (especially Excel)
- Organizational skills: Ability to manage multiple tasks with high attention to detail
- Problem solving: Proactive apporach to identifying and resolving issues
- Communication: Effective communication skills for coordinating with others
Job description
- Department: Human Resource & General Affairs
- Placement: Jakarta (Work from Office)
- General Affairs Intern section is a key function under the HRGA Department, responsible for managing and coordinating essential operational support services to ensure the smooth day-to-day functioning office.
Tentang SKK Migas
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) adalah lembaga pemerintah non-struktural yang bertugas mengelola dan mengawasi kegiatan eksplorasi serta produksi minyak dan gas bumi di Indonesia. Didirikan pada tahun 2012 berdasarkan Peraturan Presiden No. 9 Tahun 2013, SKK Migas menggantikan BP Migas yang dibubarkan oleh Mahkamah Konstitusi. Lembaga ini bertanggung jawab langsung kepada Presiden melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). SKK Migas memiliki tugas utama dalam mengelola Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), mengawasi produksi migas, serta memastikan investasi di sektor hulu migas tetap menarik bagi investor. Dipimpin oleh Kepala SKK Migas, saat ini dijabat oleh Dwi Soetjipto (per 2024), organisasi ini memiliki beberapa bidang utama seperti Deputi Perencanaan, Deputi Operasi, Deputi Keuangan & Komersialisasi, serta Deputi Dukungan Bisnis. SKK Migas bekerja sama dengan berbagai perusahaan migas nasional dan internasional, termasuk Pertamina Hulu Energi, Chevron Pacific Indonesia, ExxonMobil Indonesia, TotalEnergies, dan BP Indonesia. Sebagai regulator hulu migas, SKK Migas memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan energi nasional, salah satunya dengan menargetkan produksi minyak sebesar 1 juta barel per hari pada tahun 2030. Meskipun demikian, SKK Migas menghadapi berbagai tantangan, seperti menurunnya cadangan minyak konvensional, fluktuasi harga minyak global, serta persaingan dengan energi baru dan terbarukan. Untuk mengatasi tantangan tersebut, SKK Migas terus mendorong eksplorasi di wilayah-wilayah potensial, meningkatkan efisiensi produksi melalui teknologi, serta menarik lebih banyak investasi ke sektor hulu migas. Sebagai salah satu pilar utama dalam industri energi Indonesia, SKK Migas berperan strategis dalam memastikan keberlanjutan sektor minyak dan gas demi ketahanan energi nasional.